Berbagi ilmu
semut
Senin, 10 Juni 2013
Selasa, 04 Juni 2013
Tips Mengobati Luka bakar dan kecelakaan
Tips Mengobati Luka Bakar dan Kecelakaan
Pertolongan Pertama terkena Air Panas dan minyak goreng
Jika secara tidak sengaja bagian tubuh terkena air panas yang harus dilakukan pertama adalah cucilah dengan air mengalir. Misalnya tangan terkena air panas, maka ambil segera air mineral/ air minum lalu disiram perlahan ditempat yang sakit. Gunanya untuk mendinginkan luka, jangan langsung dioleskan dengan salep apalagi dikasih odol. Setelah luka terasa tidak terlalu panas maka lap bagian yang luka dan segeralah pergi ke dokter untuk pertolongan selanjutnya.
Buat ibu-ibu yang suka masak didapur pasti pernah kena cipratan minyak goreng, memang tidak terlalu berbahaya. Waktu saya kecil diberi tahu kalo kena minyak goreng langsung ditempelin pisau dapur hehehe. Kalo sekarang saya pikir, ada benarnya. Prinsipnya sama luka yang panas tadi harus didinginkan terlebih dahulu, barulah boleh dioleskan dengan obat tradisional seperti Minyak tawon. Dua hari lagi juga sembuh
Setelah luka tidak tersa panas lalu, diobati apa?
Untuk kasus betis kena knalpot bisa diobati dengan topical antibiotic. Topical antibiotik adalah salep obat yang digunakan untuk mengobati agar tidak infeksi dan lukanya tidak tambah lebar dan cepat kering, biasanya diberikan salep Gentamycin Sulfate, Neomycin Sulfate, Tetracycline HCl, golongan Sulfa. Kalo merek dagangnya seperti Bioplacenton (Neomycin), Burnazin (Sulfadiazine), Garamycin (Gentamycine), Terramycin Poly Topical (oxytetracycline). *bukan jualan obat luka loh…
Kasih tahu dong tentang Bioplacenton?
Mungkin diantara nama obat, Bioplacenton sudah familiar ditelinga, karena banyak yang tanya saya kasih tahu deh tentang obat ini *ga dapet bonus iklan*. Bioplacenton kandungannya berisi Neomycin Sulphate0.5% dan ekstrak placenta 100mg.
Neomycin Sulphate adalah bahan aktif yang digunakan sebagai antibiotik yang berfungsi untuk mencegah terjadinya infeksi, inflamasi (peradangan) dan mencegah luka tidak melebar. Topikal antibiotik memang banyak digunakan untuk luka bakar dan kondisi kulit lainnya yang bermasalah.
Sementara ekstrak placenton digunakan untuk memberikan kenyamanan pada permukaan kulit. Kulit yang luka juga memerlukan perawatan untuk dapat kembali ke keadaan semula, jadi fungsinya untuk meregenerasi kulit sehingga luka tidak meninggalkan bekas.Jika saya tidak kena luka bakar tapi luka memar kebiruan atau keunguan pake apa ya obatnya?
Kalo untuk mengurangi memar akibat jatuh kejedot pintu (biasanya anak-anak) atau jatuh dari motor, bisa pake Trombophop Gel. Dapat dibeli diApotek terdekat. Kandungan obat ini adalah heparin untuk mengurangi memar.
Bagimana menghilngkan bekas luka tadi?
Setelah luka menunjukkan tanda tanda kesembuhan dan luka sudah mulai mengering, kini waktunya untuk meregenerasi kulit agar kembali seperti semula. Untuk bisa diobati dengan pemberian vitamin E untuk regenerasi kulit, pemakaian lotion yang mengandung vaseline dan moisturizer. Ada banyak banget sediaannya di Apotek, MLM (Nutrimost) dan Mall terdekat *maaf ga sebut merek soalnya udah kebanyakan sebut merek*
Semoga cepet sembuh
Rabu, 22 Mei 2013
Tanda-Tanda dekatnya kematian
Sebagian Para Nabi berkata kpd Malaikat pencabut Nyawa. “Tdkkah kau memberi
aba2/peringatan kpd manusia bhw kau dtg sbg malaikat pencabut nyawa shg mrk
akan lebih hati-hati?”
Malaikat itu mnjawab. “Demi Allah, aku sdh memberi aba2& tanda2 yg sgt
banyak berupa sakit, uban, kurang dengar, kurang penglihatan(utama ketika sdh
tua). Semua itu peringatan bhw sebentar lagi aku akan menjemputnya. Apabila
setelah dtg aba2 tadi ia tdk segera bertobat & tdk mmpersiapkan bekal yg
cukup, maka aku akan serukan kpdnya ketika aku cabut nyawanya: “Bukankah aku
telah memberimu banyak aba2 & peringatan bhw aku sebentar lagi akan datang?
Ketahuilah, aku adlh peringatan terakhir, setelah ini tdk akan dtg peringatan
lainnya “ (Imam Qurthubi)
Nabi Ibrahim pernah bertanya kpd Malaikat maut yg mempunyai dua mata di
wajahnya & dua lagi tengkuknya. “Wahai malaikat pencabut nyawa, apa yg kau
lakukan seandainya ada dua org yg mati di saat yg sama; yg satu berada di ujung
timur yg satu berada di ujung barat, serta di tmp lain tersebar penyakit yg
mematikan & 2 ekor binatang melata pun akan mati?”
Malaikat pencabut nyawa berkata:” Aku akan panggil ruh2 tsb, dg izin Allah,
shg semuanya berada diantara dua jariku, Bumi ini aku bentangkan lalu aku
biarkan spt sebuah bejana besar & dpt mengambil yg mana saja sekehendak
hatiku “(HR abu Nu’aim)
ORG MATI MENDENGAR TP TDK BISA MENJAWAB
Rasullullah saw memerintahkan agar mayat2 org kafir yg tewas pd perang badar
dilemparkan ke sebuah sumur tua. Lalu beliau mendatanginya & berdiri di
hadapannya. Setelah itu, beliau memanggil nama mrk satu2: “Wahai fulan bin
fulan, fulan bin fulan, apakah kalian mendapatkan apa yg telah dijanjikan oleh
Tuhan kalian utk kalian betul2 ada? Ketahuilah sesungguhnya aku mendapatkan apa
yg dijanjikan Tuhanku itu benar2 ada & terbukti.”
Umar lalu bertanya kpd Rasulullah. “Wahai Rasul, mengapa engkau mengajak
bicara org2 yg sdh mjd mayat?”
Rasulullah menjawab. “Demi Tuhan yg mengutusku dg kebenaran, kalian mmg tdk
mendengar jwban mrk atas apa yg tadi aku ucapkan, Tapi ketahuilah, mrk mendengarnya,
hanya saja tidak dpt menjawab” (HR Bukhari Muslim)
Selasa, 21 Mei 2013
Kematian
Menjelang Kematian, Pahamkanlah Umur Anda di Dunia Ada Batasnya
ekasetiawatii.blogspot.comFirman Allah SWT:
كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ
ٱلْمَوْتِ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
“Tiap-tiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan”. (QS. Al Ankabuut:57)
“Tiap-tiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan”. (QS. Al Ankabuut:57)
Kesunyian malam ini benar-benar mencekam. Hembusan hawa
dinginnya bagaikan dinginnya hujan es yang jatuh dari langit. Senandung udara
malam dirasakan sangat menusuk tulang seorang
pengembara dari negeri syam. Ingin sekali ia merintih, tetapi malam ini
begitu sunyi. Tidak ada sanak ataupun saudara di sekelilingnya, bahkan seekor
binatang malampun tidak terdengar lololangannya. Kemana lagi ia merintih
dikesendirian malam ini.
Sakit ini sudah lama sekali dirasakannya. Tetapi malam ini
rasanya tidak seperti biasanya. Sakitnya dirasakan semakin parah. Kemudian si
pengembara itu melantunkan sebuah syair dikeheningan malam itu, “ Manusia
tidak lebih dari seonggok daging. mati, tidak bernyawa, dan dapat membusuk.
Hanya karena kehendak Allah-lah ia bisa hidup dan berjalan dimuka bumi ini.
Tetapi kebanyakan manusia tidak sadar akan dirinya sendiri, manusia berjalan
dengan sombongnya dimuka bumi ini, ia berbuat kerusakan, ia berbuat aniaya, dan
ia tetap tidak sadar siapakah dirinya itu. Tidakkah ia ingat bahwa dia
sebenarnya hanyalah seonggok daging yang dapat membusuk ?. Yang tidak mempunyai
arti apa-apa didunia ini. Manusia itu baru akan sadar jika ia sudah berada
ditempat yang jauh dari sanak-saudara, jauh dari teman, jauh dari peradaban
manusia. Disuatu tempat yang sepi, hanya terdapat dia yang sedang sekarat dan
Penciptanya, lalu ia menyongsong maut dengan kesunyian yang mencekam … Aduhai,
betapa menyesalnya aku ……”.
Setelah melantunkan syair itu, sipengembara lalu pingsan,
pingsan dalam keadaan hampir mati. Beberapa saat kemudian diantara sadar dan
tidak, dengan derita sakaratul maut yang berat, datanglah sekelompok setan yang
datang menyerupai manusia. Setan itu berkata, “Wahai manusia, berbahagialah
engkau dihari ini, aku membawakanmu hidangan yang lezat dan minuman yang sangat
segar yang dapat menghilangkan rasa sakitmu. Karena itu ikutlah kamu denganku
…..”.
Setan itu terus saja melantunkan lagu-lagu dengan lembutnya,
hingga dirasakan sangat mempengaruhi jiwa sang pengembara. Dilihatnya setan itu
dengan membawa air yang sangat menyejukkan dan makanan yang sangat enak, ingin
sekali ia meraihnya dan ingin sekali ia memakannya.
Disaat-saat yang mencekam ini, datanglah gurunya yang telah
lama tiada. Dengan berjubah putih-putih, gurunya itu datang kehadapannya dengan
senyuman yang menyejukkan, “Wahai muridku, tidakkah engkau ingat dengan
ajaranku. Disaat-saat sakaratul maut yang sangat berat, jangan sekali-kali
engkau memilih untuk menyenangkan nafsumu saja. Janganlah engkau memilih
memakan makanan yang diberikan setan itu dan janganlah pula engkau meminumnya,
walaupun engkau sangat membutuhkannya. Tidakkah engkau ingat dengan puasa yang
sering engkau lakukan …, tidakkah engkau ingat dengan kepayahanmu tiap malam untuk
mengerjakan sholat tahajjud …, dan tidakkah engkau ingat bahwa Neraka itu
dikelilingi dengan segala sesuatu yang menyenangkan nafsu ?. Apakah disaat
engkau akan menjemput ajal, engkau melupakan segalanya ?. Ingatlah, setan-setan
itu tidak akan pernah suka, seorang manusia mati dengan mendapat keridloan dari
Allah SWT. Ingatlah pula, segala kenikmatan yang dipamerkan menjelang ajal
adalah dari setan. Jika engkau meminum minuman itu dan memakan makanannya, maka
berarti engkau akan menjadi pengikutnya, dan akan mendiami Neraka bersamanya.
Ingatlah muridku, janganlah engkau hapus amal ibadahmu disaat-saat engkau
sangat membutuhkan pertolongaNya, janganlah engkau terperdaya oleh setan yang
sesat lagi menyesatkan. Hati-hatilah engkau dengan musuhmu yang telah nyata ”.
Sang pengembara menjadi ragu-ragu. Disaat-saat yang
dirasakannya sangat berat, ia merasa sangat dahaga, yang belum pernah ia
merasakan sedahaga ini. Tenggorokannya dirasakan sangat kering, kering yang
sangat membutuhkan kesejukan. Dan kesejukan itu sudah berada dihadapannya.
Tetapi mengapa gurunya melarangnya untuk mengambil kesejukan itu ?. Hatinya
sangat bimbang, dan seluruh tubuhnya dirasakan sangat sakit.
Di saat-saat seperti ini ia ingat akan dosa-dosanya yang
menumpuk tidak karuan. Banyak sekali manusia yang ia zholimi dan ia juga
teringat akan dosa-dosanya terhadap Penciptanya yang telah memberikan banyak
rizki kepadanya. Ia merasa sangat takut. Takut sekali, tidak pernah ia merasa
setakut ini. Tetapi tiba-tiba ia teringat akan silaturahim yang ia lakukan. Ia
bersilaturrahim dengan semua orang yang ia zholimi dan meminta maaf terhadap
semua kesalahannya. Hal ini sedikit menenangkan hatinya.
Sang pengembara menangis tersedu-sedu, jika mengingat semua
dosa yang dilakukannya selama ia hidup didunia ini. Ia merasa malu sekali,
sebagai seorang hamba yang telah diberiNya banyak kenikmatan, tetapi ia malah
seringkali mengingkarinya. Ia merasa sangat bersalah terhadap Penciptanya. Dan
ia sangat takut jika Allah murka kepadanya.
Bibirnya yang terasa sangat kelu dipaksakannya untuk
mengucapkan permohonan ampunan terhadap Penciptanya yang Maha Pengampun.
Kalimat-kalimat istighfar diucapkannya dengan sungguh-sungguh, dengan
meneteskan air mata. Ia sangat berharap agar Allah sudi mengampuni segala
dosa-dosa yang telah ia lakukan.
Rindunya terhadap Allah yang telah mengaugerahinya banyak
kenikmatan mulai tumbuh. Ia rindu sekali untuk segera bertemu denganNya. Rahmat
dan keridloanNya amat dibutuhkan disaat-saat sekarang ini. Hatinya menjerit,
“Ya Allah ampunilah aku dan jemputlah aku dengan keridloanMu. Ya Allah, hanya
Engkaulah Tuhanku, Tolonglah aku disaat-saat seperti ini dan jangan tinggalkan
aku ditengah-tengah kesusahan ini …………..”.
Lalu Malaikat Maut mendatanginya dengan muka yang sangat
menyeramkan, dari jurusan mulutnya untuk mengambil nyawanya. Tetapi ketika
nyawa sang pengembara itu akan dicabut, dilihatnya dari mulutnya terdapat
bekas-bekas dzikir yang sering diucapkannya ketika masih hidup. Kemudian
Malaikat maut berpindah ke jurusan telinganya, dan ketika nyawanya akan
dicabut, dilihatnya bekas-bekas pendengaran yang sering digunakan untuk
mendengarkan ayat suci Al Qur’an. Malaikat itu tidak jadi mencabut nyawanya dan
kembali ke langit melaporkan kejadian itu.
Kemudian Allah memerintahkan Malaikat maut untuk kembali
mengambil nyawa sang pengembara itu, dengan rahmat dan keridloanNya. Dengan
rahmat Allah, Malaikat maut itu mencabut nyawa sang pengembara dengan
lembutnya, dengan mendatangkan kebahagian dan senyuman sang pengembara yang
tubuhnya telah kaku menjadi mayat.
Jangan Takut Menikah
MENIKAHLAH
“Dan kawinkanlah orang orang yang sendirian di antara kamu, dan orang orang yang layak (berkawin) dari hamba hamba sahayamu yang lelaki dan hamba hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karuniaNya. Dan Allah Maha Luas pemberianNya lagi Maha Mengetahui” Begitulah janji Allah dalam QS An Nuur :32) , pada anda yang mau menikah, Anda pasti kaya!
Imam Al Qurtubi, mengatakan , ayat tersebut mengandung makna, bahwa jangan biarkan kemiskinan seorang laki laki dan seorang wanita menjadi sebuah alasan untuk tidak menikah semata semata meperoleh ridha Allah dan mencari tempat perlindungan dari ketidak patuhan padaNya, Allah akan memampukannya dan Allah akan mengkayakannya. Ayat itu merupakan bukti bahwa menikah itu tidak pandang bulu. Anda diperbolehkan menikahi orang miskin. Karena itulah, tidak seharusnya anda berkata, “ Bagaimana aku akan menikah jika aku tidak punya uang?” atau berkata, “ Susah sekali jika aku menikahi orang miskin, jangan jangan aku akan menjadi semakin miskin?’ jangan pernah berkata dan berfikiran seperti itu. Mengapa? Sebab rizki telah dijanjikan oleh Allah, dan makanan pun telah dijamin oleh Allah.
Merujuk pada pemaparan pemaparan tersebut, tidak sepatutnyalah kita takut menikah hanya karena kita miskin, justru saat miskin itulah kita harus berani menikah. Bismillah !!!
Menikah karena Allah , niscaya Allah menjamin kehidupan kita. Lihatlah betapa Rasulullah menunjukan kepada kita bahwa kemiskinan bukanlah penghalang buat menikah. Buktinya ? beliau berani menikahkan seorang perempuan yang datang kepada beliau dengan seorang lelaki miskin yang tidak mempunyai apa apa selain pakaian yang melekat di tubuhnya.
Hal ini penting saya tekankan, lantaran kebanyakan faktor orang takut menikah karena mereka miskin, sehingga dengan menikah, mereka mengira akan semakin miskin dan susah hidupnya. Padahal, Allah berkata lain, justru dengan menikah Dia akan mengayakan dan memampukan kita.
Coba pahami dan resapi perkataan sahabat Nabi di bawah ini, kalau kalian masih takut miskin karena menikah, maka pertanyakan keimananmu !!!
“ Patuhilah Allah dalam apa apa yang Dia telah perintahkan padamu untuk menikah. Dia akan memenuhi janjiNya untuk membuatmu kaya.” (Abu Bakar Ash Shiddiq)
“ Carilah kekayaan lewat pernikahan ! aku tidak pernah melihat sesuatu yang lebih aneh daripada seorang laki laki yang tidak mencari kekayaan lewat pernikahan. Padahal Allah telah menjanjikan “…Jika mereka miskin, maka Allah akan mengumpulkan mereka dengan karuniaNya “(Umar bin Khattab)
“Temukanlah kekayaan dengan menikah.” (Abdullah bin Mas’ud)
Jadi, wahai hamba Allah ! Apakah sekarang masih ada lagi yang menghalangi anda untuk menikah? Bukankah janji Allah ini tidak cukup bagi anda?
(Anif sirsaeba)- berani kaya, berani takwa-Republika
Langganan:
Postingan (Atom)